ARKEOLOGI UNTUK SEMUA

Diposting pada tanggal 4-4-2014 oleh Wayah

Apa itu Arkeologi Arkeologi adalah petualangan menantang dan intrik romantis seperti halnya penyelidikan ilmiah yang menakjubkan. Hal tersebut dapat kita lihat di film-film produksi hollywood dan berbagai pemberitaan, sekalipun ekskavasi (penggalian arkeologi) dilakukan di trotoar pusat keramaian kota atau di tengah ladang perkebunan, petualangan tetap ada di sana karena kamu mencoba untuk membuat hal yang tadinya belum diketahui menjadi diketahui. Menemukan dengan menggali tidak hanya mencari artefak dari masa purbakala tetapi juga cerita yang sering dramatis tentang bagaimana kehidupan masa lalu manusia. Mungkin dengan menimba beberapa pelajaran untuk masa sekarang. Kebingungan dan perbedaan konsep tentang arkeologi adalah hal alami dimana-mana. Kita mendefinisikan arkeologi dan menunjukan bagaimana sesungguhnya sebuah pekerjaan detektif dalam skala besar. Di sini anda akan menemukan bagaimana situs arkeologi terbentuk, bagaimana arkeologi modern dibangun, dan bagaimana anda sendiri mungkin melakukan pekerjaan arkeologi sepanjang waktu tanpa menyadarinya! Jadi Bagaimana Sesungguhnya Arkeologi itu? Sebuah definisi sederhana: arkeologi adalah mengetahui kehidupan manusia masa lalu dengan mempelajari bukti materi tinggalannya. Arkeologi tidak terlihat penting pada orang itu sendiri, tetapi selalu menguji kemampuannya. Arkeologi sangat berbeda di antara semua ilmu pengetahuan sosial ( studi tentang manusia dan kehidupannya) mempunyai metode yang unik: mempelajari manusia tidak dengan melihat dan membaca atau mendengarkannya tetapi dengan melakukan analisa benda materi tinggalannya. Benda materi diartikan kepunyaan orang, sisa-sisanya, dan segala sesuatu yang terlihat dan terwujud – dari biji manik-manik paling kecil atau minyak biji jagung hingga piramida tertinggi, dari sampah dapur yang sangat sepele hingga kerajinan tangan berbahan emas yang sangat indah. Hari ini ketika kemampuan mengerti rambut manusia dan DNA sebaik noda hitam dan beragam fitur yang didapatkan dari dalam tanah makam, bangunan dan sebagainya. Metode : Pekerjaan Detektif Arkeologi identik dengan pekerjaan detektif- kenyataannya, jelas pekerjaan detektif! Banyak polisi atau detektif swasta menggunakan semua metode yang para arkeolog gunakan: • Hati-hati dalam mengukur, merekam, dan memotret bukti tempat kejadian kejahata • Bersusah payah menggunakan tehnik yang akurat untuk memulihkan, memproses dan menganalisa bukti. • Mendapatkan latar informasi pada semua orang, tempat dan wakt Baca Selengkapnya >>

Share
powered by
Socialbar

Galeri Foto

Kumpulan foto dan artikel-artikel berbasis foto.

[+] Selengkapnya

Abiwara

Publikasi Ilmiah Prodi Sejarah STKIP Setiabudhi Rangkasbitung

[+] Buka Link Abiwara

Perspektif Mahasiswa

Kumpulan artikel/opini yang ditulis oleh Mahasiswa Prodi Sejarah

[+] Selengkapnya

© Copyright Prodi Sejarah 2011. All rights reserved.