Awilega

Wili W.

Kenapa daerah yang saya tinggali dinamakan awilega? Karena berasal dari bahasa setempat atau bahasa yang suka saya gunakan yaitu Awina lega dan di namakan Awilega yang artinya pohon bambu yang sangat luas.

Jadi di daerah itu terdapat tanah seluas 4 hektar yang konon banyak pohon bambu yang menjulang tinggi dan tidak ada satupun penduduk yang tinggal disana. Disana pun tidak ada pohon lain kecuali pohon bambu sehingga tempat itu menjadi gelap dan tidak ada satupun yang berani kesana.

Pada tahun 1958 ada dua orang kepala keluaraga yaitu H.Sarwan dan H.Jasmara(alm) merupakan penghuni awal dari kampung Awilega yang konon dahulunya itu kampung Awilega adalah sebuah hutan belantara yang terdapat pohon bambu seperti yang saya sudah paparkan disana tidak ada satupun pohon dan pada waktu itu tanah itu masih merupakan tanah Negara.

Awalnya kedua kepala keluarga itu memasuki hutan itu dengan tujuan bercocok tanam, bertani, baik ladang maupun sawah.

Dari kedua kepala keluarga itu lah yang memberi nama Awilega.Dan pada tahun 1963 mulai berdatangan untuk tinggal d kampung Awilega ini dari berbagai daerah diantaranya Bandung, Subang, Cirebon dan indramayu adapun tujuannya adalah untuk membuka lahan pertanian.

Pada saat ini Awilega terbagi 3 ampian yaitu Awilega Kidul (bagian selatan), Awilega Tengah (bagian tengah), Awilega Kaler (bagian Utara) yang terdiri dari 350 KK (kepala keluarga).

 

Sumber :

• Sesepuh kampung Awilega

• Mantan Kepala Desa terdahulu

• Badan data keluarga desa

 

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1023Dibaca Hari Ini:
  • 1996Dibaca Kemarin:
  • 16956Dibaca Per Bulan:
  • 349647Total Pengunjung:
  • 969Pengunjung Hari ini:
  • 16084Kunjungan Per Bulan:
  • 11Pengunjung Online: