ARSITEKTUR KUNO

ADA APA DI BATUJAYA KARAWANG
  • 22 Maret 2012

Hingga kini telah teridentifikasikan 30 situs yang tersebar di areal seluas 5 km². Dari 22 situs yang telah diekskavasi diketahui terdapat 16 struktur bangunan candi yang terbuat dari bata. Dari bentuk struktur bangunannya, tiga candi yaitu Candi Segaran I (Candi Jiwa), Candi Segaran V (Candi Blandongan), dan Candi Telagajaya V (Candi Asem) merupakan candi berbentuk stupa, yang mencerminkan latar agama Buddha. Telah ditemukan sejumlah inskripsi

Baca Selengkapnya
BOSSCHA
  • 22 Maret 2012

Pendirian Observatorium Bosscha diLembang pada dekade 1920an dapat dilihat dalam konteks merembesnya ilmu pengetahuan modern keluar dari Eropa dan pelaksanaan riset ilmu alam dalam situasi kolonial. Kolonialisme, bagaimanapun, adalah hubungan yang tak setara tidak hanya antara para kolonis dengan penduduk asli, namun juga antara negara induk—negara metropolitan—dengan koloni (dalam konteks ini, Hindia Belanda). Ketidaksetaraan ini juga timbul

Baca Selengkapnya
Candi Wringinlawang
  • 3 Desember 2010

Candi Wringinlawang terletak di Dukuh Wringinlawang, Desa Jati Pasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, tepatnya 11 km dari Mojokerto ke arah Jombang. Konon dahulu di dekat candi terdapat pohon beringin yang besar sehingga candi ini dinamakan Candi Wringinlawang (dalam bahasa Jawa, wringin berarti beringin, lawang berarti pintu). Tidak banyak yang diketahui tentang masa pembangunan maupun fungsi candi ini. Dalam tulisan Raffles tahun 1815,

Baca Selengkapnya
Candi Bajang Ratu
  • 3 Desember 2010

Candi Bajangratu atau yang dikenal sebagai Gapura Bajangratu adalah sebuah candi yang berada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ke-14. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Jayanegara yang dalam NegaraKertagama disebut “kembali kedunia Wisnu” tahun 1328. Diduga pula

Baca Selengkapnya
TIPOLOGI KOTA BANTEN LAMA
  • 30 Oktober 2010

Oleh: Halwany Michrob Banten Lama memiliki beberapa ciri yang secara umum ditemukan pula pada kota-kota Islam yang sejaman di bagian-bagian lain di dunia. Sebagian besar pusat-pusat kegiatan yang terkemuka, sebagaimana Muslim di Indonesia dan Afrika, juga negara-negara Arab, memiliki istana, pasar-pasar dan mesjid-mesjid. Pemukiman dibagi menurut pekerjaan dan etnik, sebagaimana halnya kota-kota di abad pertengahan akhir di kota-kota Islam di dunia.

Baca Selengkapnya
KAJIAN POLA KAMPUNG DAN RUMAH TINGGAL WARGA KASEPUHAN KESATUAN ADAT BANTEN KIDUL
  • 25 Oktober 2010

Oleh: Drs. Dadang Ahdiat, M.S.A PENDAHULUAN Menurut Koentjaraningrat (1990), kampung merupakan kesatuan manusia yang memiliki empat ciri: interaksi antar warganya, adat istiadat, norma-norma hukum dan aturan khas yang mengatur seluruh pola tingkah lakunya. Komunitas warga kampung yang masih menjalankan tradisi leluhur (adat leluhur) di antaranya adalah warga Kasepuhan Ciptarasa dan Ciptagelar yang pola kehidupannya sehari-hari mengikuti secara turun

Baca Selengkapnya
  • Halaman :
  • 1
  • 2

    Temui Kami di Facebook

    Statistik

    • 55Dibaca Hari Ini:
    • 1057Dibaca Kemarin:
    • 33154Dibaca Per Bulan:
    • 364933Total Pengunjung:
    • 51Pengunjung Hari ini:
    • 31370Kunjungan Per Bulan:
    • 0Pengunjung Online: