TOKOH

BOSSCHA
  • 22 Maret 2012

Pendirian Observatorium Bosscha diLembang pada dekade 1920an dapat dilihat dalam konteks merembesnya ilmu pengetahuan modern keluar dari Eropa dan pelaksanaan riset ilmu alam dalam situasi kolonial. Kolonialisme, bagaimanapun, adalah hubungan yang tak setara tidak hanya antara para kolonis dengan penduduk asli, namun juga antara negara induk—negara metropolitan—dengan koloni (dalam konteks ini, Hindia Belanda). Ketidaksetaraan ini juga timbul

Baca Selengkapnya
Bung Karno : Penyambung Lidah Rakyat
  • 24 Desember 2011

CARA yang paling mudah untuk melukiskan tentang diri Sukarno ialah dengan menamakannya seorang yang maha‐pencinta. Ia mencintai negerinya, ia mencintai rakyatnya, ia mencintai wanita, ia mencintai seni dan melebihi daripada segala‐galanya ia cinta kepada dirinya sendiri.  Sukarno adalah seorang manusia perasaan. Seorang pengagum. Ia menarik napas panjang apabila menyaksikan pemandangan yang indah. Jiwanya bergetar memandangi matahari terbenam

Baca Selengkapnya
PDRI DI SUMATERA
  • 11 November 2011

Secara kronologis di bawah ini di narasikan tentang perjuangan PDRI di Sumatra . Tanggal 19 desember 1948 terjadi Peristiwa pemboman terhadap Bukittingi dan daerah sekitarnya , tentu menjadi pengalaman yang tragik, romantik sekaligus heroik bagi para pelaku dan masyarakat pada masanya. Diketahui pada tangga 18 Desember 1948 pesawat tempur Belanda, terbang di udara Bukittinggi , awalnya aksi pesawat itu dikira pesawat yang membawa Presiden Soekarno

Baca Selengkapnya
RP Soejono – Ahli Prasejarah Indonesia Pertama
  • 30 Maret 2011

RP Soejono adalah salah satu arkeolog Indonesia pertama. Bahkan, pria kelahiran Mojokerto, 27 November 1926, itu adalah pakar prasejarah pertama negeri ini. Meski usianya sepuh, dia tidak memiliki penyakit degeneratif. Justru pada hari tuanya dia tetap sibuk, seperti menulis artikel dan memeriksa disertasi mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Ada kejadian lucu soal memberikan bimbingan kepada mahasiswa yang tengah menyusun disertasi. Mahasiswa itu

Baca Selengkapnya
HOS Tjokroaminoto ( 2 )
  • 17 Maret 2011

Andai Soekarno tak pernah kos di rumah HOS Tjokroamonito, mungkin sejarah tak akan pernah menyatatnya sebagai pemimpin bangsa. Beruntung, Soekarno sempat tinggal di kediaman Tjokroaminoto, yang kemudian dijadikannya sebagai guru. Dari tokoh itulah, Soekarno belajar banyak dan mendapat inspirasi. Tak cuma Soekarno yang berguru pada Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto, melainkan juga Abikusno, Semaun, Alimin, Musso, HA Agus Salim, Kartosuwirjo, Herman

Baca Selengkapnya
HOS Tjokroaminoto ( 1 )
  • 17 Maret 2011

Catatan Pengantar Dalam kontruksi sejarah Indonesia, perdebatan antara kelompok nasionalis sekuler dengan nasionalis-agama tidak pernah selesai. Keduanya terus bertarung memperebutkan hegemoni dalam kekuasaan. Para sejarawan Indonesia cenderung menelusuri pertarungan tersebut sejak perdebatan piagam Jakarta, tetapi ada juga yang mengambil klaim lebih jauh lagi hingga pertarungan dalam tubuh Sarekat Islam di tahun 1910-an. Beberapa studi sejarah mengenai

Baca Selengkapnya

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 630Dibaca Hari Ini:
  • 1675Dibaca Kemarin:
  • 20028Dibaca Per Bulan:
  • 352535Total Pengunjung:
  • 592Pengunjung Hari ini:
  • 18972Kunjungan Per Bulan:
  • 12Pengunjung Online: