DAVID HUME

BAYUDIN

David Hume adalah seorang filsuf Empiris Inggris yang dilahirkan di Edinburg (Skotlandia) pada tahun 1711. David Hume sering berkeliling di Eropa terutama di Negara Prancis. David Hume adalah filusuf besar pertama dari era modern yang membuat filosofi naturalistis. David hume merupakan seorang filsuf yang menggunakan sebuah pandangan bahwa manusia memiliki ilmu pengetahuan melalui pengalaman hidupnya atau berdasarkan factor Empirisme. David hume merupakan seorang filsuf yang banyak mengilhami suatu pemahaman bagi para filsuf lainnya.

David hume adalah seorang ahli filsafat, tapi ia tidak pernah mengajarkan ilmu itu, karena lembaga-lembaga pendidikan menolaknya. Mereka menolak ajakan baik dari David Hume, karena ia memiliki ajaran yang bersifat skeptikus dan Atheis. Metode-metode yang dipakai oleh David Hume berupa Eksperimen, Observasi atau penelitian-penelitian yang ilmiah. Pandangan epistemology menurut David Hume tentang sifat pengalaman manusia, empirisme sangat bertolak belakang dengan rasio para filsuf lainnya. Oleh karenanya dalam hal ini pengalaman lebih penting dibandingkan dengan rasio “ segala isi kesadaran berasal dari pengalaman indrawi”. Setiap manusia tidak membawa pengetahuan bawaan dalam hidupnya dan sumber dari pengetahuan yaitu melalui pengamatan. Menurut David Hume, akal tidak akan bisa bekerja tanpa disertai dan didasari oleh pengalaman, pengertian ini oleh David Hume dilakukan melalui pengamatan dan observasi tingkah laku dan introspeksi melalui proses-proses psikologis. Maka dari itu, David Hume dianggap sebagai puncak Empirisme dalam filsafat modern, sebab ia menggunakan prinsip-prinsip Empiristis berdasarkan cara yang radikal. Mengenai konsep-konsep menurut para filsuf yang lain, David Hume selalu memiliki konsep yang berbeda. Hal itu dikarenakan David Hume selalu menggunakan suatu pendekatan secara Empiris. Setiap orang yang dijumpai pandangannya selalu diarahkan pada suatu pemahaman akan cinta kehidupan dan sebuah penghargaan terhadap orang lain.

Hume sangat dipengaruhi oleh empirisis John Locke dan George Berkeley, dan juga bermacam penulis berbahasa Perancis seperti Pierre Bayle, dan bermacam figur dalam landasan intelektual berbahasa Inggris seperti Isaac Newton, Samuel Clarke, Francis Hutcheson, Adam Smith, dan Joseph Butler.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 25Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 13962Dibaca Per Bulan:
  • 346860Total Pengunjung:
  • 23Pengunjung Hari ini:
  • 13297Kunjungan Per Bulan:
  • 2Pengunjung Online: