DAVID HUME

Neng Tini Nurul Fitri

David Hume merupakan seorang filsuf empiris Inggris. Ia dilahirkan di Edinburg, Scotlandia pada tahun 1711. David Hume ialah seorang filsuf yang tidak pernah mengajar filsafat. Hume pernah melamar sebagai seorang dosen pada Universitas Edinburg, akan tetapi lamarannya ditolak. Hume ditolak menjadi seorang dosen pada universitas tersebut dikarenakan ia terkenal sebagai seorang skeptikus dan ateis.

David Hume beranggapan bahwa apa yang berlaku bagi pengalaman terhadap dunia luar, juga berlaku bagi pengalaman – pengalaman dunia batin. David Hume bukanlah seorang Kristen, dan ia juga bukan seorang ateis. Hume adalah seorang agnostic, yakni orang yang berpendapat bahwa keberadaan Tuhan atau Dewa tidak dapat dibuktikan keberadaannya atau ketidakberadaann ya.

Menjelang akhir hayatnya, seorang rekannya bertanya pada Hume “ percayakah bahwa setelah kematian ada kehidupan? ”dan Hume menjawab “ segalanya mungkin saja, seperti halnya batu yang dimasukkan dalam api tidak menyala “. Hal ini membuktikan akan keterbukaan pemikirannya yang mutlak.

David Hume wafat ketika ia berusia 65 tahun. Yakni tepat pada 25 Agustus 1776. Dia dimasukan sebagai salah satu figur paling penting dalam filosofi barat dan Pencerahan Skotlandia. Walaupun kebanyakan ketertarikan karya Hume berpusat pada tulisan filosofi, sebagai sejarawanlah dia mendapat pengakuan dan penghormatan. Karyanya The History of England merupakan karya dasar dari sejarah Inggris untuk 60 atau 70 tahun sampai Karya Macaulay.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1187Dibaca Hari Ini:
  • 1675Dibaca Kemarin:
  • 20585Dibaca Per Bulan:
  • 353060Total Pengunjung:
  • 1117Pengunjung Hari ini:
  • 19497Kunjungan Per Bulan:
  • 8Pengunjung Online: