Fondasi Rumah Singosari Ditemukan

KOMPAS, Jumat, 15 Okt 2010 – Tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melakukan penggalian situs Singosari Kabupaten Malang. Penggalian bertujuan menemukan dan memetakan kembali permukiman kuno era Kerajaan Singosari demi melengkapi data kepurbakalaan Indonesia.

Tim berjumlah delapan orang (tujuh dari Puslitbang Arkenas Jakarta dan seorang lagi dari BP3 Trowulan). Mereka menggali di dua lokasi, yaitu di sekitar patung Dwarapala di Jalan Kertanegara Barat, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dan di pekuburan masyarakat di Jalan Kadipaten, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Malang. Keduanya di sebelah barat Candi Singosari.

Penggalian dilakukan mulai 9-18 Oktober 2010 di dua lokasi tersebut. Di lokasi pertama, mereka berharap menemukan pagar keliling dari suatu daerah permukiman era Kerajaan Singosari.

“Patung Dwarapala selama ini menjadi semacam pintu gerbang suatu kawasan tertentu. Itu sebabnya, kami mencoba mencari pagar keliling dari kawasan ini demi memastikan arah dan keberadaan permukiman itu sendiri,” ujar Amelia Driwantoro, Ketua Tim Peneliti Situs Singosari Puslitbang Arkenas, Kamis (14/10) di Malang.

Di lokasi penggalian pertama sekitar patung Dwarapala tidak ditemukan apa-apa. Di lokasi kedua di sektor Kadipaten ditemukan fondasi hunian masa Singosari setelah menggali delapan kotak gali seluas 7 meter x 6 meter.

Struktur fondasi hunian disusun dari batu padas dan batu bata kuno. “Di sini juga ditemukan pecahan keramik, tembikar, dan genteng. Dari kajian awal, keramik-keramik itu berasal dari Dinasti Song Yuan sekitar abad ke-10 hingga ke-13 Masehi,” ujar penanggung jawab penggalian di sektor Kadipaten, Wati R Susetyo.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 36Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 13973Dibaca Per Bulan:
  • 346869Total Pengunjung:
  • 32Pengunjung Hari ini:
  • 13306Kunjungan Per Bulan:
  • 1Pengunjung Online: