Immanuel Kant

Siti Aminah

Di kota Konigsberg di Prusia Timur. Immanuel Kant lahir pada tahun 1724 dan ayahnya pembuat pelana, di dalam keluarganya sangat religius, dan keyakinan agamanya sendiri menjadi latar belakang penting bagi filsafatnya di kemudian hari, sementara itu Kant selalu hidup sendiri (tidak menikah) dan hanya mencurahkan seluruh waktu dan tenaganya untuk mengarang karya, berfikir dan menulis berjam-jam dan menjadikan hasil karya-karyanya sehingga ia menjadi orang yang termasyhur dan terbesar di Jerman. Kant pun tidak pernah keluar dari kota dan provinsi kelahirannya, ketika Kant menerima jabatan sebagai guru besar Filsafat hidup, Kant pun dapat dibagi dua tahap yaitu tahap pertama pra kritis dan tahap kritis.

Setelah itu Kant menyodorkan filsafatnya kepada dunia dengan penuh kepastian, walaupun masih terdapat perubahan-perubahan tulisannya, dan dari tulisan-tulisannya Kant yang paling awal tampak bahwa ia semula cenderung pada metafisika, resionalistik. Pada awal pemikirannya Kant terpengaruhi aliran pepisim dari ibunya.

Kant adalah filsuf modern yang paling berpengaruh, karena pemikirannya yang analitis dan tajam. Kesimpulannya, menurut pendapat saya Immanuel Kant lebih mementingkan hidupnya untuk karya-karya dan pemikirannya. Kant lebih memilih tidak menikah agar bisa fokus dalam berfilsafat.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 31Dibaca Hari Ini:
  • 1996Dibaca Kemarin:
  • 15964Dibaca Per Bulan:
  • 348706Total Pengunjung:
  • 28Pengunjung Hari ini:
  • 15143Kunjungan Per Bulan:
  • 1Pengunjung Online: