INDUKSI DAN DEDUKSI

Mumum Muhsin Z

Induksi adalah pengambilan kesimpulan secara umum dengan berdasarkan pengetahuan yang diperoleh dari fakta-fakta khusus. Sedangkan deduksi adalah pengambilan kesimpulan untuk suatu atau beberapa kasus khusus yang didasarkan kepada suatu fakta umum. Pengetahuan induksi dan deduksi diperlukan manusia untuk tetap lolos dari seleksi alam. Sebagai misal, suatu waktu seorang manusia bernama Aman melihat seekor singa memangsa Badu. Pada hari berikutnya, Aman melihat singa tersebut memangsa Cici. Dari dua kejadian ini, Aman menyimpulkan: Singa suka memangsa manusia. Dari contoh tersebut berarti Aman telah membuat kesimpulan secara induktif. Beberapa hari kemudian, Aman bertemu dengan singa. Ia masih ingat kesimpulannya bahwa “singa suka memakan manusia” (premis mayor). Ia juga tahu bahwa “dirinya adalah manusia” (premis minor). Ia pun menyimpulkan bahwa Singa suka memangsa dirinya. Kesimpulan ini adalah kesimpulan secara deduktif. Metode berpikir induksi sifatnya spekulatif. Jika diketahui bahwa “Saya butuh makan”, “Aceng butuh makan”, “Wahyu butuh makan”, dan “Ari butuh makan”, maka dengan induksi, kita dapat menyimpulkan bahwa “Semua manusia butuh makan”. Tentu cara pengambilan kesimpulan seperti ini dapat menimbulkan kesalahan. Contohnya, jika diketahui “Teman saya berkulit putih”, “Orang tua saya berkulit putih”, dan “Saudara saya berkulit putih”, maka dengan induksi, kita juga dapat menyimpulkan bahwa “Semua manusia berkulit putih”. Kesimpulan yang diambil dalam metode induksi ini mencakup hal yang lebih luas dari fakta-fakta sebelumnya sehingga berpotensi salah seperti contoh tadi. Berbeda dengan induksi, metode berpikir deduksi sifatnya pasti. Metode ini dimulai dengan diterimanya suatu premis mayor. Contoh: “Semua manusia akan mati” (premis mayor). Kemudian, anggap kita memiliki premis minor: “Azam adalah manusia”. Karena Azam adalah manusia, maka Azam memiliki sifat-sifat yang dimiliki semua manusia. Oleh karena itu, secara deduktif dapat disimpulkan bahwa Azam juga akan mati. Dapat juga dikatakan bahwa deduksi bersifat tertutup karena kesimpulan yang diambil tidak boleh ditarik dari luar premis mayor. Asalkan semua premisnya benar, maka kesimpulan yang diambil secara deduktif juga akan benar.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 655Dibaca Hari Ini:
  • 1311Dibaca Kemarin:
  • 21364Dibaca Per Bulan:
  • 353791Total Pengunjung:
  • 616Pengunjung Hari ini:
  • 20228Kunjungan Per Bulan:
  • 4Pengunjung Online: