Kisah ku

Oleh; Siti Jubaedah

Menurut informasi yang didapat dari ibu saya, bahwa saya dilahirkan pada kamis malam tepatnya di rumah saya sendiri, pada saat mau melahirkan dibantu persalinanannya oleh Ibu Eni (Almarhumah) beliau adalah seorang pembantu bidan untung rumahnya dekat jadi Sewaktu ketuban ibu saya pecah kami langsung kerumahnya tidak perlu susah pergi ke jauh untuk mencari bidan.

setelah 6 tahun berlalu saya disekolahkan di TK Pelita, TK ini muridnya sedikit sekali hanya 7 orang saja sebuah jumlah yang sangat sedikit untuk sebuah TK yang berada di pusat kota, karena TK ini berada di dalam komplek Pemda, walaupun jarang sekali orang tua yang menyekolahkan anaknya ke TK ini, tapi sampai sekarang TK Pelita keberadaanya masih ada sampai sekarang. Tapi saya sangat senang sekali walaupun jumlah muridnya hanya sedikit karena gurunya baik- baik dan teman – teman saya juga orang nya pada baik semua, banyak kenangan manis waktu saya masih di TK Pelita

Setelah menyelasaikan masa Taman Kanak – Kanak, ayah saya menyekolahkan saya di SD Negeri Kejaksaan Rangkasbitung yang berada di depan Kejaksaan Negeri Rangkasbitung, kadang juga disebut SD Teladan karena menghasilkan murid – murid yang teladan walaupun menurut saya tidak semua muridnya teladan karena banyak sekali murid – murid yang nakalnya, waktu SD saya punya sahabat dekat yang bernama Fajar Sidiq Sudrajat, dia adalah teman baik saya selama 6 tahun saya sekolah di SD Kejaksaan, setelah masa kelulusan tiba saya harus berpisah dengannya karena orang tuanya dipindah tugas kan ke daerah Banjarsari.

Sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan dia lagi, setelah lulus SD saya mendaftar di SMP Negeri 4 Rangkasbitung di masa SMP kehidupan saya nakal sekali selama kelas 1 sampai kelas 2, saya suka bolos sekolah, terus uang bayaran saya pakai buat bermain dingdong di pasar (dingdong = permainan arcade, agar dapat memainkannya kita harus memasukkan koin dulu), tapi kenakalan saya hanya sebatas itu saja, alhamdulilah kenakalan saya tidak sampai mengenal narkoba, mencuri dan merugikan orang lain tapi hanya merugikan orang tua saya saja ^_^

Setelah kelas 3 saya mulai sadar kalau semua yang saya lakukan itu salah dan tidak ada manfaatnya, kelas 3 ini saya mulai rajin bersekolah dan belajar walaupun saya jarang belajarnya, paling kalau ada ulangan saja saya baru belajar, kalo istilah sekarangnya SKS (Sistem Kebut Semalam) dan alhamdulilah sewaktu Ujian Nasional nilai saya lumayan bagus 32,88 dan itu hasil kerja keras sendiri ya walaupun ada satu atau dua pertanyaan saya suka mencontek ke teman, maklum rata – rata hampir semua teman sekelas saya pada mencontek semua baik yang pintar maupun yang tidak pintar – pintar amat/bodoh pasti semuanya mencontek.

Setelah lulus SMP saya mempunyai cita-cita ingin masuk SMA Negeri 1 Rangkasbitung karena semua kakak – kakak saya sekolah di SMA itu. karena Nilai Cuma 32, 88 pada waktu itu nilai 32, 88 hanya biasa – biasa saja, akhirnya saya mengurungkan niat saya dan menjatuhkan pilihan ke SMA Negeri 3 Rangkasbitung, memang betul jika orang menyebut masa SMA adalah masa – masa yang paling indah.

Masa SMA adalah masa dimana saya baru pertama kali merasakan apa itu cinta dan apa itu rasanya putus cinta, saya mempunyai teman yang baik yang bernama Milwan anggaliana, dia murid pindahan dari SMA Negeri 1 cimarga, sampai kelas 3 kita masih berteman bahkan sampai sekarang pun kami masih berteman.

Setelah memasuki kelas 3 saya mempunyai teman baru lagi bernama Irfan Kharisma Alam dia orang nya baik dan tegas mempunyai cita-cita ingin menjadi tentara. Biasanya sebelum memasuki semester 2, ada tradisi anak kelas 3 melakukan study tour ke Yogyakarta karena berhubung anak kelas 3 nya pada protes mengenai biaya administrasi yang terlalu tinggi karena rata – rata pada angkatan saya anak kelas 3 nya kehidupan ekonominya menengah semua maka dibatalkan lah.

Dan akhirnya kelas kami melakukan inisiatif sendiri untuk melakukan study tour yang hemat yaitu ke Baduy, ya karena keterbatasan biaya maka kami pun menyewa mobil pick up, kalo bagi saya yang laki – laki tidak apa – apa menggunakan mobil itu tapi kasihan juga buat anak perempuan. Akhirnya kami melakukan perjalanan ke baduy dengan mobil pick up sewaan, bagi saya itu adalah yang paling menderita dan menyedihkan bayangkan selama perjalanan menuju sungguh panas karena tidak ada penutup nya dan ditambah jalan menuju kesana pada rusak.

Akhirnya kami sampai juga ke daerah ciboleger, tapi karena hari sudah gelap akhirnya kami menginap di rumah teman kami selama sehari, setelah pagi akhirnya kami melanjutkan perjalanan kesana, kami menuju ke daerah baduy dengan berjalan kaki, ternyata perjalanan kesana sungguh jauh sekali ditambah jalannya berbatu dan berbukit pula, setelah melakukan perjalan kaki yang melelahkan kami sampai di perbatasan menuju Baduy luar, kami beristirahat sejenak disana sebelum melanjutkan perjalanan lagi, setelah selesai beristirahat kami melanjutkan perjalanan lagi dan sampai lah kami di baduy tapi sungguh sedih sekali setelah mengalami perjalanan yang melelahkan ternyata setelah sampai disana warga baduy sedang melakukan bebersih jadi kami tidak di ijinkan masuk kesana. Akhirnya kami mewawancarai saja warga baduy yang sedang berada sedang berada di luar.

Setelah menyelesaikan study tour kami membuat skripsi untuk salah satu persayaratan Ujian Nasional, akhirnya selesai juga skripsinya dan sekarang saya mulai memfokuskan untuk belajar Ujian Nasional, setelah selesai Ujian Nasional dan akhirnya saya lulusSetelah kelulusan sekolah mengadakan acara perpisahan, itu adalah acara yang paling berkesan bagi saya karena mungkin saya tidak akan bertemu teman – teman saya lagi!

Akhirnya setelah lulus sekolah saya menganggur dulu selama 1 tahun karena tidak ada biaya untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi soalnya ayah saya sedang memfokuskan untuk membiayai kakak saya dulu yang sedang kuliah juga, setelah 1 Tahun kemudian kakak saya sudah lulus dan sekarang giliran saya yang melanjutkan untuk kuliah, saya mengambil kuliah di Sekolah Tinggi Swasta di Serang, saya mengambil jurusan Komputer karena saya sangat suka dunia IT, tapi karena orang tua saya sudah pensiun akhirnya saya berhenti kuliah dan kembali ke kampung halaman saya di Rangkasbitung.

Setelah lama menganggur kembali akhirnya saya dapat biaya untuk kuliah lagi karena sekarang kakak – kakak saya sudah bekerja semua dan saya dibiayai oleh mereka, akhirnya saya menjatuhkan pilihan ke STKIP Setia Budhi Rangkasbitung dan mengambil jurusan sejarah.

Mengapa saya mengambil kuliah di STKIP Setia Budhi Rangkasbitung karena di Banten ini yang ada jurusan sejarah nya hanya ada di STKIP Setia Budhi saja, saya sangat suka sekali dengan pelajaran sejarah sejak masih di bangku SMP karena saya sangat suka membaca dan mempunyai rasa keingin tahuan terhadap apapun.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1974Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 15911Dibaca Per Bulan:
  • 348656Total Pengunjung:
  • 1819Pengunjung Hari ini:
  • 15093Kunjungan Per Bulan:
  • 6Pengunjung Online: