KUMALIRANG

Siti Nadya Nurul F

1. Cerita pertama

Pada zaman dahulu kala , masyarakat kumalirang sering berdebat bahkan sampai berujung pada pertengkaran . kata kumalirang berasar dari kata “wirang” yang berarti “memalukan” , karena masyarakat kumalirang tidak pernah akur satu sama lain . bahkan sampai sekarangpun masih seperti itu .

2. Cerita kedua

Pada zaman dahulu kala , datanglah Syekh Maulana Maghribi untuk menyebarkan agama islam kepada masyarakat kumalirang , namun karena belum bisa menerima agama tersebut akhirnya masyarakat kumalirang menentang Syekh Maulana Maghribi . Namun Syekh Maulana Maghribi terus menyebarkan agama islam di kampong Kumalirang , lambat laun satu-persatu warga Kumalirang mulai masuk islam dan menjadi santri Syekh Maulana Maghribi . sebagian warga yang tak percaya akan agama islam terus menyiksa dan mencaci maki Syekh Maulana Maghribi . Sampai pada suatu hari karena sudah begitu kesal akan perlakuan warga terhadapnya , akhirnya Syekh Maulana Maghribi mengutuk sebagian warga yang masih kafir itu . namun mereka tidak menghiraukan kutukan itu sampai pada akhirnya mereka merasakan gatal-gatal yang sangat hebat di seluruh badan mereka. Dan karena terlalu sering digaruk, kulit mereka terkelupas dan mengeluarkan bau yg tidak sedap. Karena tidak tega melihat penderitaan warga yang kafir itu akhirnya syehk Maulana Maghribi memaafkan mereka dan menancapkan tongkatnya ke tanah , lalu dicabutnya lagi . seketika keluarlah air yang berbau belerang , warga kumalirang menyebut air itu sebagai air Warirang , yang kemudian kata warirang itu dijadikan nama kampung mereka yaitu “Kampung Kumalirang”.

 

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1424Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 15361Dibaca Per Bulan:
  • 348145Total Pengunjung:
  • 1308Pengunjung Hari ini:
  • 14582Kunjungan Per Bulan:
  • 8Pengunjung Online: