Periodesasi Sejarah

Sejarawan menganggap konsep waktu sangat penting bagi lapangan kajiannya. Dalam tugas kajiannya sejarawan lebih menggunakan konsep waktu fisik (physical time), yang terukur,absolut,dan universal untuk menentukan tanggal terjadinya peristiwa dalam sejarah dari konsep waktu subyektif atau kultural. Waktu digambarkan sebagai garis perjalanan linear, tidak berulang (unrepeatitive) , mengalir secara seragam (uniform) dalam rangkaian kelangsungan dan perubahan yang terbagi secara sama dan tak terbatas dari masa lamapau sampai masa yang akan datang. Pandangan waktu yang linear ini telah mendasari terbentuknya konsep kronologi (cronology) dan periodesasi (periodization) yang penting dalam analisis sejarah. Konsep Kronologi digunakan sejarawan untuk menempatkan penentuan tanggal (dating) terjadinya peristiwa sejarah dalam skala waktu linear, yang dapat menunjukan urutan (sequence) hubungan waktu diantara peristiwa sejarah satu dengan lainnya. Konsep periodesasi digunakan sejarawan sebagai metode untuk menyusun tahapan (stage) atau fase-fase (Phases) latar belakang suatu masyarakat atau bangsa yang dipandang memiliki kesatuan ciri dan tipologi makna yang khas.

Dikutip dari tulisan Prof. Djoko Suryo. Periodesasi Sejarah Indonesia; dari semenjak Seminar Sejarah Di Yogyakarta 1957 hingga masa kini, dalam Jurnal Sejarah Vol. 14 No. 01 th.2009.

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 228Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 14165Dibaca Per Bulan:
  • 347044Total Pengunjung:
  • 207Pengunjung Hari ini:
  • 13481Kunjungan Per Bulan:
  • 9Pengunjung Online: