Peristiwa Pemboman di Hirosima dan Nagasaki

Soviana prawita dewi

Salah satu penyebab peristiwa hirosima Nagasaki adalah Mokusatsu yang dalam bahasa Jepang berarti “menanggapi dengan diam”. Ketika perang terus berkecamuk, Jepang yang pada saat itu sedang melawan Amerika dan Sekutu memperebutkan daerah-daerah di pasifik dan Asia Tenggara, didesak pertahanannya dengan ancaman ultimatum dari Amerika. Amerika mengisyaratkan kekalahan Jepang dan menegaskan bahwa Jepang harus segera menyerah tanpa syarat (Unconditional Surrender), namun pihak Jepang sendiri menjawabnya dengan kata “mokusatsu”. Dalam kebudayaan Jepang, istilah atau kata “mokusatsu” merupakan kata yang mengisyaratkan penegasan bahwa ia menanggapi namun harus berpikir sejenak. Namun di lain pihak, Amerika menerjemahkan kata “mokusatsu” sebagai penolakan Jepang terhadap ultimatum Amerika. Kontan Amerika yang mendengar jawaban tersebut langsung mengambil tindakan untuk menyerang Jepang dengan menggunakan senjata pemusnah masal yaitu bom atom, karena jawaban “mokusatsu” dari pihak Jepang tersebut dinilai Amerika sebagai pelecehan. Memang secara bahasa, “mokusatsu” berarti “membunuh dengan diam”, mungkin Amerika menangkap pernyataan Jepang ini sebagai ancaman balik terhadap ultimatum, sehingga timbul kesalahpahaman, padahal kata “mokusatsu” itu sendiri diucapkan sebagai tanggapan bahwa Jepang akan mempertimbangkan ultimatum tersebut. Misinterpretasi kata “mokusatsu” ini menjadi salah satu hal yang menyebabkan peristiwa besar dalam sejarah, yaitu “Pemboman Hiroshima dan Nagasaki”.

Serangan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki adalah serangan nuklir selama Perang Dunia II terhadap kekaisaran Jepang oleh Amerika Serikat atas perintah Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman. Setelah enam bulan pengeboman 67 kota di Jepang lainnya, senjata nuklir “Little Boy” dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945, diikuti dengan pada tanggal 9 Agustus 1945, dijatuhkan bom nuklir “Fat Man” di atas Nagasaki. Kedua tanggal tersebut adalah satu-satunya serangan nuklir yang pernah terjadi.

Bom atom ini membunuh sebanyak 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki pada akhir tahun 1945. Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom Pada kedua kota, mayoritas yang tewas adalah penduduk.

pemboman itu dilakukan oleh Sekutu (Amerika dkk) dengan alasan untuk membungkam angkatan perang kekaisaran Jepang yang terkenal sangat heroik, pantang menyerah dan loyal kepada kaisar, Jepang sendiri akhirnya bertekuk lutut pada sekutu 6 hari setelah dijatuhkan bom atom tersebut tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 (yang kemudian disusul merdeka nya Indonesia dua hari kemudian, yang menurut beberapa orang merupakan hadiah pemberian sekutu).

Bom bom tersebut dijatuhkan dari sebuah pesawat B-29 Flying Superfortress bernama Enola Gay (nama yang aneh) yang dipiloti oleh Letkol. Paul W. Tibbets, dari sekitar ketinggian 9.450 m (31.000 kaki). Senjata ini meledak pada 8.15 pagi (waktu Jepang) ketika dia mencapai ketinggian 550 meter. Untuk menjatuhkan bom ini pesawat memang terbang cukup tinggi dan menggunakan google khusus (pelindung mata khusus) anti radiasi, dalam sebuah dokumenter yang saya lihat, para pengebom memiliki tekanan (pressure) jiwa yang sangat besar karena akan menjatuhkan bom dahsyat itu ke tengah tengah pemukiman penduduk, namun mereka tetap melakukan nya demi tugas bangsa.

Sesaat setelah di jatuhkan dan bom tersebut meledak, pesawat bomber B-29 tersebut bergetar sangat hebat. Sementara 10.000 meter dibawah mereka tersebut, hiroshima hancur berantakan dengan gempa dahsyat dan gelombang panas 4.000 derajat celcius. Manusia manusia yang terbakar panas, tersengat radiasi nuklir mati saat itu juga. tercatat selain jumlah korban korban tewas diatas, beberapa tahun kemudian 200.000 orang menyusul tewas karena penyakit penyakit akibat radiasi, luka bakar stadium tinggi dan leukemia serta masih banyak penyakit penyakit lain nya. Dampak radioaktif mencapai 20 km dari lokasi jatuhnya bom tersebut.

Pada saat terjadinya pemboman tersebut, Presiden AS Harry S Trumman mengumumkan nya lewat kapal USS Augusta dari tengah perairan Atlantik dan berujar bahwa perangkat itu (bom atom) 2.000 kali lebih hebat hulu ledaknya dari semua bom yang pernah terpakai/ada di era tersebut,dan pemilihan kota Hiroshima atas dasar alasan bahwa kota tersebut merupakan salah satu depot penting bagi pemasok perangkat peperangan tentara kekaisaran Jepang.

Enam hari setelah dijatuhkannya bom atom di Nagasaki, pada 15 Agustus, Jepang mengumumkan bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, menandatangani instrumen menyerah pada tanggal 2 September, yang secara resmi mengakhiri Perang Pasifik dan Perang Dunia II. (Jerman sudah menandatangani menyerah pada tanggal 7 Mei 1945, mengakhiri teater Eropa.) Pengeboman ini membuat Jepang sesudah perang mengadopsi Three Non-Nuclear Principles, melarang negara itu memiliki senjata nuklir.

4 Komentar

  • udoh

    Oct 23, 2010

    hasil download-an, aneh kayak baru bkin tugas aja, masa ga ada yang di edit, low mw jd plagiator yang ulung dong, males bacanya,,, dan tidak memenuhi kreteria yang di minta oleh pak nelly............ maaf low kesinggung, v bener, pasti sovi tw, kta bisa membohongi orang lain v kta ga bisa loh ngebhongin diri kta sendri, saatnya berkarya bukan meniru, apalagi copy paste...........

  • udoh

    Oct 23, 2010

    low sadar segera perbaiki.......... thanks, atas kebebasan berkomentar yang bapak kasih .........

  • Kuncen

    Oct 23, 2010

    Cayoooo... seru niiiih...!! Keep on working guys...!!

  • mpie

    Oct 27, 2010

    yang penting sudah menepati janji,,,dan tepat waktu tugas tlah beres dkerjakan. kesalahan tu biasa,,,males awal dari rajin. tu juga dah dbaca dulu x,,dkronologiskan biar beraturan walau copy paste

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 24Dibaca Hari Ini:
  • 1839Dibaca Kemarin:
  • 13961Dibaca Per Bulan:
  • 346859Total Pengunjung:
  • 22Pengunjung Hari ini:
  • 13296Kunjungan Per Bulan:
  • 2Pengunjung Online: