RIZQI ANAK KRAGILAN

Hari kamis tepatnya pada tanggal 02 juli 1992 ,pada jam 09.00, yang bertepatan dengan hari besar islam yakni pada tanggal 1 muharam .terlahir seorang bayi mungilnan lucu , ia terlahir dari sebuah keluarga yang bertempat tinggal di sebuah desa yakni desa keragilan serang banten . Ia terlahir dari sepasang suami istri yakni bpk khusnul fathi dan ibu siti suirat , kemudian mereka memberi nama bayi itu sebuah nama nama yangh sangat indah dan penuh arti dan makna , yaitu MUHAMMAD RIZQI MAULANA  yang artinya mihammad : panutan kita yakni nabi muhammad saw, rizqi : pemberian allah yang berupa nikmat, dan maulana sebutan bagi ulama-ulama besar ,mungkin kita bercerita 18 tahun yang lalu , ketika itu saya terlahir mungkin saya terlahir dari krluarga yang sederhana, dalam artian tidak bergelimangan harta ,saya terlahir sbgai anak ke 1 {pertama( yang memang ,menjadi kebahagiaan tersendiri  bagi orang tua saya , namun tidak hanya orang tua dan keluarga saja yang merasa bahagia atas kelahiran saya , tetapi para tetangga di lingkungan saya terlahir, juga ikut merasakan kebahagiaan , atas kelahiran dan kehadiran saya di lingkungan mereka , tujuh hari setelah kelahiran saya , seketika itu orang tua dan keluarga mengadakan sebuah acara yang di namakan “cukiran” ( aqiqh) atau sekaligus pemberian nama , acara tersebut di hadiri oleh banyak sekali tetangga , para masyarakat serta para tokoh masyarakat . setelah acara itu selesai ,dan saya pun sudah mempunyai sebuah nama , nama yang indah dan penuh makna , lambat laun saya tumbuh , dari mulai balita ,anak-anak , remaja , hingga dewasa .dan saya sekarang duduk di bangku perkuliahan , saya kulih di rangkasbitung, di kampus yang saya cintai dan banggakan  yakni STKIP setia budhi- rangkasbitung, dengan harapan saya berkuliah jauh agar bisa menghargai serta mempunyai pengalaman , serta mengerti betapa susahnya hidup sekarang, tidak semudah membalikkan telapak tangan .

Sebelum saya berkuliah di stkip setia budhi rangkas bitung, saya bersekolah tk di tk al furkon keragilan selama 2 tahun saya sekolah tk , banyak sekali kenangan kenangan  yang terukir, setelah lulus tk saya lanjut sekolah di sd , kebetulan sd saya  bernama sdn 2 kragilan , setelah 6 tahun berlalu saya pun lulus SD , setelah lulus SD saya di pesantrenkan oleh orang tua saya , yang awalnya mungkin saya tidak mau namum apa boleh buat , saya harus nurut terhadap orang tua, tiga tahun kemudian saya lulus dari pesantren, pesantren ini bernama ponpes darussalam pipitan, kemudian saya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi  yaitu sma.  saya bersekolah sma di SMAN1 ciruas, sangat banyak sekali pelajaran pelajaran yang saya dapat di sma ini baik itu pelajaran akademis atau pun pelajaran pelajaran yang bersifat tentang kehidupan, nah sekarang saya berharap di bangku kuliah ini saya bisa dapat lebih mendapatkan bekal belal keilmuan baik untuk di dunia terlebih untuk di akhirat, itulah potret kecil dari saya sebuah keluarga kecil yang tinggal di sebuah desa di serang sebelah timur, yaitu desa kragilan. berbicara kragilan ,tentu desa ini memiliki sejarah , bagaimana desaini terben tuk dan siapa penghuni pertama yang menghuni tempat ini ,pada mulanya konon daerah ini adalah sebuah “alas’ (hutan belantara ) yang tidak berpenghuni , konon ada seorang yang bernama KI RAGIL , ia datang ke daerah atau tempat ini , tidak tau pasti ia datang dari mana dan sejak tahun berapa ia datang , yang jelas ia penghuni pertama tempat ini , dan penghuni pertama di daerah ini  dan kemudian ia menjadikan alas (hutan) ini sebagai tempat tinggalnya, waktu demi waktu di lewati oleh ki ragil , lambat laun ia mempunyai istri dan mempunyai anak serta cucu, kemudian keluarga ini semakin banyak sehingga daerah ini banyak di bangun gubuk  ( rumah-rumah ) atau tenpat tinggal bagi mereka, seiring berjalannya waktu daerah atau tempat ini menjadi sebuah pedesaan atau perkampungan yang oleh anak cucu ki ragil  desa ini di beri nama kragilan yang awal mulanya ki ragil , desa ini kemudian berjalan amat sangat rukun , masyarakatnya hidup tentram, umumnya masyarakatnya dahulu bermata pencaharian bertani atau berkebun, namun sekarang masyarakat kragilan sudah tidak banyak lagi yang bertani , mereka lebih banyak berjualan atau berdagang, pada dasarnya masyarakat kragilan sekarang adalah bersaudara , yang asal mulanya dari keturunan ki RAGIL , bukti bahwa adanya ki ragil , itu bisa di buktikan dengan melihat makam nya, yang sekarang oleh masyarakat keragilan sendiri di jadikan makam keramat, yang sering di jiarahi, bahkan bukan dari masyarakat kragilan saja yang berjiarah ada juga dari luar kragilan,.

Seiring berjalannya waktu kragilan mulai di datangi para perantau atau pendatang baik dari lampung, lawa, kalimantan dll.mereka datang untuk bekerja mengadu nasib di daerah tempat kelahiran ku ini , sehingga lingkungan kragilah yang dahulu asri , indah, sekarang sudah sirna oleh tangan- tangan yang tidak bertanggungjawab dan tidak adanya rasa memiliki atas kampung kragilan ini, mereka kurang memperhatikan lingkungan keragilan., ditambah lagi banyak di bangunnya pabrik pabrik industri di daerah serang timur ini , diantaranya pabrik kertas terbesar di asia tenggara yaitu PT indah kiat tbk. yang menambah polusi serta limbah limbah yang di buang, ini selalu membuat kragilan smakin tidak asri lagi ,bahkan tidak hanya keragilan duniapun sudah merasakan efek dari asap asap pabrik ataupun kendaraan yang mengakbatkan efek  rumah kaca.

Sebelum PT indah kiat tbk di bangun konon dulunya sebuah “tegal” (hutan) di kragilan yang di namai oleh masyarakat “tegal kirana”yang berarti “rangda” ( janda) kaya. karena dulu di tempat itu hidup seorang janda yang amat sangat kaya , yang sekarang menjadi pabrik kertas terbesar di asia tenggara  yaitu PT Indah kiat tbk, mungkin itulah sekelumit sejarah bagaimana kragilan , desa tempat kelahiranku itu terbentuk.semoga keragilan selalu mendapat kan ridho dari allah ,sehingga menjadi desa yang aman nyaman dan tentram, serta tidak terpengaruh budaya budaya dari luar , yang notabennya keragilan adalah desa yang kaya akan budaya dan kebudayaan.  serta masyarakatnya lebih menghargai sejarah dan tidak melupakan sejarah, .

“saya bangga menjadi prtra kragilan”
serang-banten.

muhammad rizqi maulana
prodi pend sejarah
semester 1

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1793Dibaca Hari Ini:
  • 1035Dibaca Kemarin:
  • 13891Dibaca Per Bulan:
  • 346798Total Pengunjung:
  • 1619Pengunjung Hari ini:
  • 13235Kunjungan Per Bulan:
  • 5Pengunjung Online: