Tugas Filsafat Sejarah. 9-12-11

Kata “sejarah” berarti “kumpulan kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan manusia dimasa lalu”. Dalam sejarah, manusia menjadi inti masalah dari gerak sejarah itu sendiri

Dan ilmu sejarah adalah cabang dari pengetahuan manusia yang bertujuan mengumpulkan informasi-informasi dari masa lampau yang kemudian untuk diteliti dan ditafsirkan serta di bukukan dalam bentuk dokumen. Dan tidak hanya sampai disitu saja, selain mencatat dan menafsirkan atau mentahwilkan dengan jalan menghubungkan beberapa kejadian dan memperjelas kaitannya dengan sebab-sebab kejadian. Menafsirkan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan manusia dan masyarakat serta peradaban yang berbeda, dan menerangkan bagaimana perkembangan kejadian-kejadian dan mengapa terjadi.

Menurut Muthahhari[1], ada tiga cara mendefinisikan sejarah dan ada tiga disiplin kesejarahan yang saling berkaitan, yaitu pertama, sejarah tradisional (tarikh naqli) adalah pengetahuan tentang kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa dan keadaan-keadaan kemanusiaan di masa lampau dalam kaitannya dengan keadaan-keadaan masa kini. Kedua, sejarah ilmiah (tarikh ilmy), yaitu pengetahuan tentang hukum-hukum yang tampak menguasai kehidupan masa lampau yang diperoleh melalui pendekatan dan analisis atas peristiwa-peristiwa masa lampau. Ketiga, filsafat sejarah (tarikh falsafi), yaitu pengetahuan tentang perubahan-perubahan bertahap yang membawa masyarakat dari satu tahap ke tahap lain, ia membahas hukum-hukum yang menguasai perubahan-perubahan ini. Dengan kata lain, ia adalah ilmu tentang menjadi masyarakat, bukan tentang mewujudnya saja

Vitalnya belajar Sejarah

Sebagian orang akan bertanya tentang pentingnya belajar sejarah!!! Dan bukankah kita memiliki kitabullah dan sunah rasulullah!! bukankah sejarah hanya masa lalu, sedangkan kita berada di masa sekarang!!

Belajar sejarah adalah untuk perkembangan dan kemajuan manusia di semua segi, baik dari segi politik, sosial, ekonomi, dan pemikiran serta dari segi kerohanian untuk masa sekarang dan masa yang akan datang.

Dan untuk menjawab soal yang kedua, perlu di ketahui bahwa ilmu di dalam kitabullah ‘aza wa jalla dibagi dua:

• Ilmu dalam kitab itu sendiri

• Ilmu yang menunjukan kepada ilmu yang lain diluar kitab

Ilmu yang ada dalam kitab -baik itu al-Qur’an atau sunah- adalah ilmu yang berkaitan dengan masalah ibadah secara khusus, dan berupa perintah dan larangan secara umum yang semua ketentuan-ketentuannya sudah diatur didalamnya.

Sedangkan ilmu yang menunjukan kepada ilmu yang lain, tempat pembahasaanya bukanlah dalam al-kitab (al-Qur’an wa sunah). Berkaitan dengan yang kedua ini, Alloh ta’ala berfirman;

“Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (Allah), karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)” (QS Ali ‘imran:137)

Ilmu ini –yang tempat pembahasan dan penelitiannya tentang hukum-hukum atau sunnah-sunnah yang berlaku yakni ketika berjalan di muka bumi dan melihat kepada keadaan-keadaan umat yang lalu– adalah ilmu yang dimaksud dalam pembicaraan ini. Kemudian Allah ta’ala berfirman dalam lanjutan ayat sebelumnya;

“Inilah (Al-Qur’an) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.*dan janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.* jika kamu (pada perang uhud) mendapat luka, maka mereka pun (pada perang badar) mendapat luka yang serupa. dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan agar sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zalim”. (QS Ali ‘imràn; 138-140)

Dari pembahasan diatas yakni pembahasan tentang filsafat dan pembahasan tentang sejarah yang kedua kata tersebut merupakan kata pendukung dari kalimat filsafat sejarah, terdapat titik terang apa itu filsafat sejarah.

Sumber: http://cahlacap.blogspot.com/2009/06/filsafat-sejarah.html

buatlah sebuah resensi yang menggambarkan pemahaman saudara akan makna/ hakikat di balik peristiwa sejarah,

SILAKAN BERI KOMENTAR

Temui Kami di Facebook

Statistik

  • 1002Dibaca Hari Ini:
  • 1996Dibaca Kemarin:
  • 16935Dibaca Per Bulan:
  • 349627Total Pengunjung:
  • 949Pengunjung Hari ini:
  • 16064Kunjungan Per Bulan:
  • 8Pengunjung Online: